Archive for Agustus 2013
Ketika waktu telah menggrogoti usia
Dan saat aku sudah beranjak dewasa
Saat itu aku merasa jauh darimu
Inginku kembali seperti saat masih dalam gendonganmu
Dalam dekapanmu
Tak peduli apa kata orang
Ketika hanya tinggal sedikit waktu yang bisa kunikmati
bersamamu
Terlintas dalam benakku
Ibu..
Entah apa yang bisa kulakukan
Untuk membalas setiap tetes pengorbanan yang kau perjuangkan
untukku
atau paling tidak apakah aku sudah cukup memberikan kau kebahagiaan selama kau di dunia
atau paling tidak apakah aku sudah cukup memberikan kau kebahagiaan selama kau di dunia
Ibu hanya kata terimakasih dan maaf yang bisa kuucap
Teringat
Setiap detik yang kulakukan hanya membuatmu gusar dan cemas
Pergi kemanapun kusuka ,tanpa memperdulikan kau yang
menungguku di rumah
Ibu ,engkau yang dengan setia membangunkanku di setiap subuh
ku
Mengingatkanku disaat ku lupa
Menenangkanku disaat ku gundah
Mengajariku disaat ku jauh dari Tuhan
ibu .. Setelah berfikir panjang ,aku memang tak pernah bisa membalas kebaikanmu ibu
Tapi ,ketahuilah doaku selalu dalam tiap nafasku ,hanya
untukmu ibu
Ibu ..
Wanita yang paling kucintai didunia
Bunda
Kini benih-benih kerinduan itu
Mulai mendarah daging
Menjelma menjadi gumpalan rasa cinta
Yang sarat akan kasih dan sayang
Ketika seseorang yang tepat telah ditemukan
Seseorang yang dengan izin-Nya
Tertulis sejak di
laul mahfudz untuk ditakdirkan selalu bersama
Takkan lagi ada penghalang
Ketika batin dan cinta telah menyatu
Hanya ada kebahagiaan yang mendekat
Mencari sebuah makna yang semakin dalam untuk selalu bersama
percikan kerinduan
Dia bilang aku orang yang banyak mengeluh dan jarang bersyukur
Sedetik aku merasakan kebahagiaan
Tapi seterusnya hanyalah penderitaan dan kepalsuan
Apakah salah jika aku ingin seperti wanita normal lainnya ? ?
Menginginkan kasih sayang dan perhatiannya
Apakah salah jika aku marah karena tidak mendapatkannya dari laki-laki yang katanya menyayangiku
Sayang dimulut semua orang bisa
Tapi kesungguhan hati...siapa yang tau ? ?
Aku iri melihat seorang wanita yang mendapatkan setangkai bunga dari kekasihnya,
Hanya setangkai bunga memang..... begitu berartinya dimata seorang wanita
Andai aku laki-laki ,aku akan melakukan hal yang sama
Aku iri saat sepasang kekasih berjalan bergandengan dan beriringan menggenakan baju pasangan
Betapa mereka ingin menunjukan pada dunia , bahwa mereka sedang dilanda asmara dan tak perduli pandangan negatif orang lain yang menganggap mereka NORAK
Aku iri saat seseorang mencamtumkan hubungannya di jejaring sosial
Tapi...DIA tidak mungkin melakukan hal itu, DIA mencamtumkan status LAJANG di akunnya
Aku iri saat semua pasangan merayakan hari jadi mereka
Aku iri saat sang pria melepaskan jaketnya karena tidak tega melihat kekasihnya kedinginan
Aku iri saat melihat semua teman-temanku dijemput oleh kekasih mereka , bukan hal besar .. hanya memastikan sang wanita sampai dirumah dengan selamat
AKU TIDAK INGIN MENGELUH, APALAGI MEMINTA....
AKU HANYA INGIN..DIA MENGERTI
DIA bilang DIA bukanlah tipikal orang yang pamer
Tapi,sejenak aku merasa itu semua karena dia malu...
Malu memilikiku
Apa sebegitu buruknya aku dimatanya ? ?
Apa sebegitu gak pentingnya aku di hidupnya ? ?
Aku seperti merasa tidak diinginkan
Kalau di bilang sakit..
Rasanya ini lebih dari sakit
Mengapa harus selalu aku yang mengerti DIA ? ?
Kenapa tidak DIA saja yang ada di posisiku ? ?
Kenapa hanya selalu wanita yang menangis ? ?
Kenapa ?
Kenapa kaum laki-laki yang selalu menyakiti ? ?
Dan ketika dengan mudahnya DIA bilang “MAAF “ , sang wanita harus memaafkannya dan menelan semua kesakitan itu sendiri...
ANDAI AKU JADI LAKI-LAKI AKU TAKKAN PERNAH SEPERTI DIA

